spacer.png, 0 kB

Tips

Ide Unik untuk Pernikahan Anda
27/07/2009 | Undanganku.com
article thumbnail

 Mencari ide yang unik untuk pernikahan anda?Langkah pertama untuk menciptakan pernikahan yang unik anda dapat dimulai dengan membuat daftar apa yang anda serta pasangan anda suka dan tidak suka. [ ... ]


Tips lainnya

Online Support

Support #1 

Support #2 

Support #3 

Support #4 

Support #5 

Rekening Pembayaran

BCA
No.Rek: 8610012800
Atas Nama: Agung Nugroho
KCP Kaliurang Yogyakarta.

MANDIRI
No.Rek: 1370006571265
Atas Nama: Agung Nugroho
Cabang Kaliurang Yogyakarta.

BRI
No.Rek: 307901006650530
Atas Nama: Agung Nugroho
Unit Besi, Sleman Yogyakarta.

BNI
No.Rek: 0185412388
Atas Nama: Agung Nugroho
Cabang UGM Yogyakarta.

Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini32
mod_vvisit_counterKemarin54
mod_vvisit_counterMinggu ini394
mod_vvisit_counterBulan ini32
mod_vvisit_counterTotal16607
:: pengunjung sejak Juli 2009

Tentang Kami

* Rea Invitation adalah rumah desain dan produksi undangan dan jasa layanan foto pre wedding maupun pembuatan website wedding yang akan memberikan kesan spesial pada pernikahan Anda.

Alamat

Wisma Melati

Jl Kaliurang Km 14,4 No. 10-11

Sleman Yogyakarta 55584

Telp. (0274) 897 683 / 897 879

Hotline. 0818 0300 3939

klik untuk memperbesar

Kontak kami





spacer.png, 0 kB
 
Beranda | Galeri Undangan | Pre-Wedding | Web | Souvenir | Harga | Cara Pemesanan | Kontak
Jadikan moment terindah dalam hidup mu menjadi lebih sempurna....
Ekspresikan pribadimu dan orang terkasihmu dengan kartu undangan yang exclusive dan elegan....
HOTLINE PEMESANAN : 081 80 300 3939 (Reni) / 0819 0372 0602 (Agung)
 
Kunci Sukses Pernikahan PDF Print E-mail
Laporan sebuah survey tentang pernikahan yang berhasil di Amerika mengungkap: selain persyaratan material, salah satu kunci keberhasilan pernikahan adalah secara bergilir membersihkan rumah, membuang sampah secara berkala, memandikan anjing! Sejak 1990, prosentase orang Amerika yang beranggapan bahwa anak berperan sangat penting dalam keberhasilan pernikahan telah me-nurun dengan drastis, sekarang ini semakin banyak orang Amerika yang beranggapan bahwa berbagi tanggung jawab urusan rumah tangga yang sepele barulah merupakan kunci keberhasilan pernikahan.


Terungkap dari hasil penelitian belakangan ini, orang Amerika tidak lagi mendudukkan anak sebagai penentu utama keberhasilan pernikahan, lalu apa? Selain persyaratan materi, unsur apa saja yang dapat mendorong kedua belah pihak untuk rela berkorban, memperkokoh hubungan emosional dan menstabilkan pernikahan?


Associated Press Amerika melaporkan, sebuah temuan hasil penelitian Pew Research Center tentang pernikahan dan mengasuh anak menunjukkan, semakin banyak orang dewasa Amerika beranggapan bahwa berbagi tanggung jawab mengurus rumah tangga sangatlah penting, menduduki peringkat ketiga dari sembilan unsur keberhasilan pernikahan. Tingkat kepentingannya bahkan melebihi peringkat anak, anak menduduki peringkat ke delapan. Di luar dugaan bahkan peringkatnya berada di bawah berbagi tanggung jawab urusan rumah tangga yang sepele, tempat tinggal yang memuaskan, penghasilan yang berlimpah, kehidupan seks yang menyenangkan dan setia.

Dalam survei nilai-nilai pada 1990, anak menempati peringkat ke tiga dari unsur-unsur di atas, pada masa itu 65% orang Amerika beranggapan anak merupakan faktor yang sangat penting dalam kebahagiaan pernikahan. Namun pada survey terbaru justru tersisa hanya 41% yang memiliki pandangan serupa. Tetapi saat ini 62% dari mereka beranggapan berbagi tanggung jawab urusan rumah tangga malah sangatlah penting, melampaui survei 1990 yang hanya 47%.

Para ahli mencemaskan turunnya tingkat penting seorang anak

Prof. Virginia Rutter, guru besar sosiologi di Framingham State College yang merupakan anggota Dewan Pengurus Badan Riset Rumah Tangga Kontemporer menyebutkan bahwa perubahan pandangan seperti ini sebagian mungkin disebabkan oleh kurang bagusnya kebijakan pemerintah Amerika untuk memberikan subsidi yang memperhatikan kesejahteraan anggota keluarga dalam bekerja, seperti cuti melahirkan yang tetap dibayar dan tunjangan anak.

Ketika membahas kaum pasangan muda pekerja dalam mempertimbangkan tantangan kehadiran anak menyatakan: “Bila kita memperhatikan rumah tangga… seharusnya kita merubah lingkungan hidup mereka.”

Survey ini dilakukan per telepon secara acak, mulai pertengahan Pebruari sampai dengan pertengahan Maret yang meliputi 2020 pasangan dewasa.

Penelitian tersebut mengungkap: orang dewasa berkulit putih yang telah menikah adalah 80%, sedangkan keturunan Spanyol yang telah menikah adalah 70%, orang berkulit hitam hanya 54%.

Bagi orang yang telah menikah, orang berkulit hitam tingkat perceraiannya 38% dan orang berkulit putih tingkat perceraiannya 34%, mereka lebih mudah bercerai dibandingkan dengan keturunan Spanyol yang tingkat perceraiannya hanya 23%.

Berbagi tanggung jawab dan rela berkorban bagi pasangan

Anda ingin memperbaiki hubungan suami istri? Maka lakukanlah pekerjaan cuci mencuci dan harus dilakukan setulusnya untuk pasangan Anda.

Anda ingin melakukan sesuatu untuk suami (istri)? Apakah hal ini penting bagi hubungan pernikahan?

Menurut penelitian baru yang dilakukan oleh asisten prof. Heather Patrick dari Rochester College, jawabannya adalah ya! Mau berbagi dan rela berkorban sangatlah penting.

Hasil penelitian tersebut menyatakan: bila Anda dapat berkorban bagi belahan hati Anda (suami atau istri), baik berkorban sedikit (seperti menanak nasi baginya) ataupun berkorban besar (misal agar dia mendapatkan pekerjaan atau rumah yang diidamkan sehingga menemaninya berpindah tempat tinggal ke kota lain atau lain propinsi), semua ini sangat berarti, karena Anda setulusnya ingin berkorban.

Untuk mendapatkan salah satu jawaban terhadap kesu-litan paling umum dalam hu-bungan romantik, Heather mensurvey 266 laki-laki dan perempuan yang telah mempunyai pasangan, dan merekam perilaku timbal balik antar mereka selama dua minggu. Perilaku timbal balik ini menyangkut antara lain, karena mempertimbangkan pasangan, atau mempertimbangkan hubungan kedua belah pihak, sehingga rela berkorban atau mengalah.

Heather menemukan juga, mereka yang karena rela berkorban untuk pasangan, bukan karena tekanan atau tanggung jawab untuk melakukannya, setelahnya akan merasa lebih puas terhadap hubungan kedua belah pihak, bahkan lebih mempunyai rasa tanggung jawab, hubungannya pun juga lebih intim. (Li Qingyi/The Epoch Times/prm)

share :
 
 

Undangan
REA-57

Souvenir
Tempat Perhiasan Manggis

Website
Wedding Website C

Undangan
REA-52
Advertisement
 
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
   
Website by : djogdjamanis.net
Website by : djogdjamanis.net